Besok Rupiah Diprediksi Melemah, Ada di Rentang Rp 15.470-Rp 15.770 per Dolar AS

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi masih akan melemah pada perdagangan Rabu (22/3). Adapun sentimen utamanya masih datang dari tekanan penurunan harga minyak global yang mencapai level negatif. Mengutip Bloomberg, pada perdagangan Selasa (21/4) rupiah ditutup koreksi 0,36% ke level Rp 15.468 per dolar AS dari penutupan sebelumnya. Sedangkan pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) atau Jisdor melemah 0,64%ke level Rp 16.643 per dolar AS.

Head of Economic and Research UOB Enrico Tanuwidjaja memperkirakan, pergerakan mata uang Garuda masih akan melanjutkan pelemahan karena tertekan sentimen eksternal. Asal tahu saja, harga minyak dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Mei 2020 di Nymex berada di level US$ 37,63 per barel pada Selasa (21/4) pukul 03:10 WIB atau turun 306%. Harga minyak sempat menyentuh titik terendah sepanjang masa US$ 40,32 per barel. Kontrak minyak Mei 2020 yang over supply bakal berdampak negatif bagi fiskal Tanah Air, mengingat penerimaan pajak berpotensi turun di saat negara tengah genjar menggelontorkan stimulus untuk melawan dampak Covid 19 terhadap perekonomian. Di samping itu, telah terjadi outflow sebanyak Rp 8,5 miliar di pasar obligasi dan sekitar Rp 1,5 miliar di pasar saham.

"Secara eksternal, ketakutan pasar akan risiko saat ini membuat dollar AS kembali menguat di tenga data ekonomi Amerika Serikat (AS) dan outlook SnP yang negatif," kata Enrico kepada Kontan.co.id, Selasa (21/4). Sementara itu, dari domestik kebutuhan akan dolar AS cukup tinggi sejalan dengan musim pembayaran utang dan pembagian dividen. Sehingga, untuk perdagangan Rabu (22/4) Enrico memperkirakan pergerakan rupiah terhadap dolar AS masih berpeluang melemah.

Adapun rentang pergerakan rupiah besok berada di kisaran Rp 15.470 per dolar AS hingga Rp 15.770 per dolar AS. Berita Ini Sudah Tayang di KONTAN, dengan judul:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *