Saran Dokter Segera Periksakan Apabila Umur 16 Tahun Belum Alami Menstruasi

Pubertas pada anak perempuan identik ditunjukan dengan mengalami menstruasi pertama dan pertumbuhan payudara. Menstruasi ini proses keluarnya darah dari vagina yang dialami setiap bulan dan merupakan penanda tanda aktifnya reproduksi wanita. Dokter spesialis kebidangan dan kandungan, Dr. dr. Kanadi Sumapraja mengatakan normalnnya menstruasi ini dialami sejak anak perempuan berusia 12 tahun hingga 14 tahun.

Kalau sampai usia 14 tahun belum mengalami menstruasi dan payudara tidak tumbuh dr. Kanadi menyarankan sebaiknya segera memeriksakan kondisi anak ke tenaga medik. "Saya ingin mengingatkan normalnya menstruasi di usia 12 tahun tapi kalau sampai di usia 14 tahun belum mens dan payudara blm tumbuh itu harus dibawa ke dokter," ungkap dr. Kanadi saat live bersama RSPI, Selasa (7/7/2020). Kemudian kalau sampai usia 14 tahun hanya tumbuh payudara saja tapi tidak menstruasi hingga rentan usia 16 tahun itu juga tanda bahaya untuk segera diperiksa ke dokter.

"Saat 14 tahun belum mens tapi payduara sudah tumbuh tunggu paling lama sampai usia 16 tahun, kalau sampai 16 tahun belum mens dibawa juga ke dokter" kata dr. Karnadi. Keterlambatan menstruasi ini menurut dr. Karnadi harus sangat diwasapadai orang tua dan anak karena bisa jadi penanda tanda bahaya pada jaringan reproduksi anak. Dokter akan meneliti keterlambatan menstruasi apakah karena faktor kromosom atau genetik dari orang tua atau terjadi masalah lain untuk segera diketahui kondisi organ reproduksi si anak.

"Ada kemungkinan kesalahan kromosom yang akibatnya indung telur yang dibentuk tidak sempurna dan bisa bermanifestasi dengan gangguan menstrusi tapi harus kita teliti kromosom dan jenis gangguan menstruasi laimnua yang bisa terjadi sejak usia muda," ungkap dr. Karnadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *